Jokowi Minta kepada Jajaran POLISI, Jajaran TNI, dan Jajaran BIN Meningkatkan Kewaspadaan

Jokowi Minta kepada Jajaran POLISI, Jajaran TNI, dan Jajaran BIN Meningkatkan Kewaspadaan

Jakarta (1/4/21)

Jokowi Minta kepada Jajaran POLISI, Jajaran TNI, dan Jajaran BIN Meningkatkan Kewaspadaan

014260000 1617210443 c41ca47d 7afb 4b30 9c47 a12008f6c394 - Jokowi Minta kepada  Jajaran POLISI, Jajaran TNI, dan Jajaran BIN Meningkatkan Kewaspadaan

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan untuk meningkatkan kewaspadaan.

dikutip dari http://technicvallee.com/category/android/

Hal ini disampaikan Jokowi menyusul terjadinya aksi teror di Mabes Polri Jakarta, Rabu 31 Maret 2021.

“Saya juga telah memerintahkan kepada Kapolri, Panglima TNI, dan Kepala BIN dan Tokoh warga masyarakat Indonesia  untuk meningkatkan kewaspadaan. Saya tegaskan sekali lagi, tidak ada tempat bagi terorisme di Tanah Air,” jelas Jokowi melalui YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (1/4/2021).

Dia pun meminta masyarakat untuk tetap tenang dan waspada usai aksi teror yang terjadi di Tanah Air. Jokowi juga meningatkan masyarakat untuk bersatu melawan terorisme.

“Saya minta kepada seluruh masyarakat di seluruh Tanah Air agar semuanya tetap tenang, tapi juga waspada dan menjaga persatuan dan kita semuanya bersatu melawan terorisme,dan saya berharap terorisme di Indonesia bisa kita tuntaskan sampai akar akarnya ” kata Jokowi.

Pelaku Lone Wolf Berideologi ISIS

Jangan lupa untuk buka linknya ada banyak hadiah yang akan kita bagikan http://thecomixverse.com/

.

“Menembak enam kali, dua kali kepada anggota yang ada di dalam pos. Dua kali yang ada di luar dan (sisanya) menembak lagi kepada anggota yang ada di belakangnya,” kata Listyo saat jumpa pers di Mabes Polri Jakarta, Rabu 31 Maret 2021.

ZA terkonfirmasi sebagai sosok di balik orang yang terlibat baku tembak dengan polisi di Kompleks Mabes Polri.

Menurut Listyo, dari identifikasi sidik jari dan wajah pun menunjukkan kebenaran identitas pelaku teror berada  Mabes Polri tersebut sama dengan yang beredar di media sosial.

“Yang bersangkutan adalah tersangka atau pelaku lone wolf yang berideologi radikal ISIS. Ini dapat buktikan dari postingan yang bersangkutan di sosial media,” ujarnya..

Penelusuran lebih lanjut, ZA merupakan mahasiswa semester 5 yang berstatus drop out. Lewat akun Instagramnya juga ditemukan unggahan bernada ISIS.

Comments are closed.