Bioskop Jakarta Akan Beroperasi Kembali

Bioskop Jakarta Akan Beroperasi Kembali

Bioskop Jakarta Akan Beroperasi Kembali

Bioskop Jakarta Akan Beroperasi Kembali – Pengusaha bioskop yang tergabung dalam Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) sepakat akan kembali melakukan kegiatan operasional mulai Rabu mendatang secara serentak di seluruh Indonesia.

GPBSI ini mewakili para pengusaha bioskop yang terdiri dari Cinema XXI, CGV, Cinepolis, Dakota Cinema, Platinum, dan New Star Cineplex. Ketua GPBSI, Djonny Syafruddin mengatakan sisa waktu yang ada sebelum beroperasi ini akan digunakan untuk mempersiapkan protokol kesehatan dalam bioskop.

“Para pelaku industri bioskop telah berdiskusi dan bersepakat untuk dapat kembali melakukan kegiatan operasional bioskopterhitung mulai Rabu, 29 Juli 2020 secara serentak di seluruh Indonesia,” katanya dalam keterangan resmi, Selasa.

Meski sekilas tampak tak ada kehidupan, bioskop-bioskop di Jakarta ternyata mulai bersiap untuk beroperasi kembali di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.
Memang tak ada poster film pada light box bioskop CGV di mal fX, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu (8/7) siang. Semua papan informasi kosong, menandakan bahwa tidak ada film yang ditayangkan.

Tak jauh dari light box itu terdapat papan informasi bertuliskan ‘Kami tutup sementara’ dalam bahasa Inggris. Namun, salah satu rolling door terlihat terbuka, meski hanya setengah.

Bioskop CGV tampak sangat sepi, tidak semua lampu dinyalakan hingga sedikit gelap. Terlihat ada tiga orang di ruang tunggu, salah satunya perempuan yang tengah duduk di bangku sembari memotong kertas bergambar.

“Hari ini belum beroperasi kembali. Masih persiapan. Kalau tanda untuk jaga jarak ini sudah kami pasang sejak lama,” kata perempuan tersebut.

Protokol kesehatan yang wajib diterapkan oleh bioskop diatur dalam Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Nomor 140 Tahun 2020. Maksimal penonton Bioskop diwajibkan hanya 50%.

Sejatinya, bioskop nasional memang sudah dapat beroperasi kembali berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 02/KB/2020 yang dirilis pada 2 Juli lalu.

Berdasarkan SKB itu, bioskop diizinkan beroperasi kembali dengan izin kepala gugus tugas Covid-19 setempat. Selain itu, bioskop juga harus menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan.

Dalam SK itu, penggunaan masker, mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, serta menjaga jarak juga wajib dilakukan, baik oleh karyawan bioskopmaupun pengunjung.

Pengelola Bioskop wajib menyediakan hand sanitizer. Pengelola juga diminta untuk tidak melayani pengunjung yang datang tidak menggunakan masker. Waktu yang ada akan dimanfaatkan untuk memastikan sejumlah hal sebagai berikut:

1) persiapan materi komunikasi dan sosialisasi penerapan protokol kenormalan baru di lingkungan bioskop.

2) proses edukasi dan pelatihan internal terkait penerapan protokol kenormalan baru di
lingkungan bioskop kepada seluruh karyawan yang akan bertugas.

3) komunikasi kepada rumah-rumah produksi terkait kesiapan film serta materi promosi yang akan dilakukan setelah bioskop dapat kembali aktif beroperasi.

Comments are closed.