Tips Berbisnis Minuman Cepat Saji

Tips Berbisnis Minuman Cepat Saji

Tips Berbisnis Minuman Cepat Saji

Tips Berbisnis Minuman Cepat Saji – Usaha minuman dan snack ala rumahan merupakan bisnis yang dapat dikatakan mudah untuk dimulai. Namun bisnis seperti ini memerlukan strategi usaha yang detail agar bisnis ini dapat bertahan lama.

Bisnis minuman siap saji kian menjamur di kota-kota besar. Pilihannya pun semakin beragam, mulai dari kios kecil yang hanya menawarkan satu jenis minuman hingga kafe besar yang menawarkan lebih dari tiga varian. Seiring maraknya budaya kerja yang tidak berbasis kantor serta kebiasaan nongkrong generasi milenial, bisnis ini terlihat semakin menjanjikan.

Tapi, memulai bisnis di tengah tren tentu banyak tantangan. Banyaknya pesaing membuat produk yang kita sajikan harus kompetitif secara rasa dan harga. Calon pembeli tentu memiliki banyak pertimbangan sebelum menjajal produk baru. Seperti, “Kalau produk saya A sudah enak, kenapa harus nyobain produk yang lain?” Atau “kenapa saya harus beli minuman yang mahal kalau tidak ada beda rasa dengan yang murah?”.

Nah, bagi kamu yang punya minat berbisnis minuman siap saji, boleh nih disimak tips dari Kenny Soetomo, bartender profesional yang juga menjuarai lomba meracik cocktail Suntory Cocktail Connoisseur 2014.

Beli bahan baku yang terbaik

Lelaki yang sudah bekerja sebagai bartender selama 15 tahun ini juga berpesan, bahan baku yang digunakan harus yang terbaik. Jika minumannya menggunakan buah-buahan, maka hindari beli buah-buahan bubuk.

“Beli buah yang masih fresh. Kalau misal beli yang puree, pastikan komposisi buahnya 98 persen. Daripada beli yang powder, mending beli ke pasar. Kalau bisa beli dari local farmer, karena gak diproses ulang, dipastikan gak ada kimia. Jadi nanti istilahnya from farm to bar,” sambung dia.

Tentukan nilai lebih dari minuman yang kamu sajikan

Dia turut menyarankan supaya minuman yang dijual memiliki nilai lebih. Dengan kata lain, komposisi bahan tidak boleh sembarangan dicampuradukkan.

“Fungsi minumannya buat apa. Kalau di masa pandemik gini, bikin minuman yang menambah daya imun,” terang bartender yang pernah menjadi brand ambassador DaVinci Gourmet Syrups itu.

Pastikan konsistensi rasa

Menurut Kenny, hal yang paling penting dari berbisnis minuman siap saji adalah konsistensi rasa. Jangan sampai kesan pertama yang baik hilang begitu saja karena minuman kedua atau ketiga yang disajikan rasanya berbeda.

“Bisnis RtD (Ready to Drink) yang penting adalah bagaimana minuman di minggu pertama rasaya sama dengan minuman di minggu ke sepuluh,” kata Kenny, Kamis.

Untuk itu, saran Kenny adalah hindari menjual minuman dengan komposisi bahan yang banyak. Sebab, semakin banyak kandungan minumannya, maka semakin besar potensi rasanya berbeda.

“Kalau dari yang bikin minuman, paling gampang cuma tiga bahan baku, kalau sudah itu beres. Semakin dikit ingredient, over price-nya juga semakin kecil,” tambahnya.

Comments are closed.